Bagaimana Cara Pembuatan Amonium Klorida?

Bagaimana Cara Pembuatan Amonium Klorida? – Senyawa ini dikenal sebagai sal amoniak dan menjadi garam amonia yang diketahui pertama kali. Di alam, amonium klorida ditemukan di sekitar ventilasi gunung berapi aktif.

Partikel kristal dihasilkan selama reaksi kimia antara komponen vulkanik, gas asam klorida, dan vegetasi kaya nitrogen yang ditemukan di tanah dan sedimen di sekitar gunung berapi.

Selain dari alam, amonium klorida bisa kita buat. Salah satu caranya adalah dengan mencampurkan larutan amonium hidroksida (NH4OH) dengan asam klorida (HCl). Ketika kita campurkan kedua larutan ini maka akan terbentuk endapan putih. Endapan ini merupakan amonium klorida.

Dua macam cara pembuatan Amonium Klorida adalah sebagai berikut:

Direct neutralization

Proses direct neutralization digunakan apabila tersedia bahan baku asam klorida yang berlebih. Reaksi yang terjadi di dalam proses ini adalah sebagai berikut :

NH3 (g) + HCl (g) → NH4Cl ΔH= -175,7 kj/mol ( -42 kcal/mol)

Reaksi ini sangat eksotermis dan panas yang dihasilkan untuk menguapkan air pada saat larutan asam klorida digunakan.

Methathesis atau yang lebih dikenal sebagai double decomposition.

Methatesis merupakan salah satu proses pembuatan Ammonium Klorida yang paling banyak digunakan. Methatesis atau di dalam pembuatan senyawa anorganik lebih dikenal dengan nama double decomposition adalah proses bimolecular yang melibatkan pergantian ikatan dua atau lebih senyawa kimia yang bereaksi. Contoh dari methatesis adalah sebagai berikut :

AB + CD → AD + CD

Didalam pembuatan Ammonium Klorida ada berbagai macam proses methatesis. Proses methatesis yang paling banyak digunakan didalam pembuatan Ammonium Klorida ada tiga macam yaitu: Ammonia-Soda, Ammonium Sulfit-Natrium Klorida, dan Ammonium Sulfat-Natrium Klorida.

1. Proses Ammonia-Soda

Ammonium Klorida merupakan hasil yang didapatkan dari proses Solvay. Proses Solvay adalah proses untuk proses untuk memproduksi Natrium Karbonat. Didalam proses ini dilibatkan reaksi antara ammonia, karbondioksida, dan Natrium Klorida di dalam air. Reaksi yang terjadi di dalam proses ini adalah :

NH3 + CO2 + NaCl + H2O → NaHCO3 + NH4Cl

Natrium Bikarbonat dipresipitasi dari larutan dan diperoleh dengan menggunakan filtrasi. Ammonium Klorida kemudian dikristalisasi dari filtrat, dipisahkan, dicuci, dan dikeringkan. Proporsi hasil Ammonium Klorida yang diperoleh tergantung pada permintaan akan Natrium Bikarbonat dan Ammonium Klorida. Reaksi yang terjadi di dalam proses ini adalah :

CaCl2 + CO2 + 2 NH3 + H2O → CaCO3 + 2 NH4Cl

Kalsium karbonat kemudian dipisahkan dari larutan Ammonium Klorida dengan menggunakan filtrasi. Secara keseluruhan proses ammonia-soda kurang ekonomis. Harga bahan bakunya yang mahal dan proses nya yang rumit dan panjang menyebabkan proses ini kurang ekonomis.

2. Proses Ammonium Sulfit-Natrium Klorida

Ammonium Klorida diproduksi dengan mereaksikan antara Ammonium Sulfit dengan Natrium Klorida. Ammonium Sulfit dihasilkan dari reaksi antara ammonia dan sulfur dioksida yang direaksikan dengan Natrium Klorida di dalam air. Reaksi di dalam proses ini adalah :

SO2 + 2NH3 + H2O ↔ (NH4)2SO3

(NH4)2SO3 + 2NaCl ↔ Na2SO3 + 2NH4Cl

Proses ini dapat dijalankan apabila bahan baku yang tersedia cukup banyak dan mempunyai kemurnian yang tinggi.

3. Proses Ammonium Sulfat-Natrium Klorida

Ammonium Klorida dihasilkan dari reaksi antara Ammonium Sulfat dan Natrium Klorida. Reaksi di dalam proses ini adalah :

(NH4)2SO4 + 2NaCl ↔ Na2SO4 + 2NH4Cl

Ammonium Sulfat dan Natrium Klorida direaksikan dalam air. Agar terbentuk Kristal produk yang diinginkan harus dipilih kondisi operasi yang sesuai pada kristaliser. Cake Ammonium Klorida yang terbentuk kemudian dipisahkan dengan centrifuge untuk mengilangkan filtrat lain yang tidak mengkristal.

Ada 1 TANGGAPAN untuk “Bagaimana Cara Pembuatan Amonium Klorida?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *