Sebutkan Jenis Gymnospermae Beserta Manfaatnya!

Sebutkan Jenis Gymnospermae Beserta Manfaatnya! – Divisi Gymnospermae dibagi menjadi empat kelas, yaitu Cycadinae, Coniferae, Gnetinae, dan Ginkgoinae.Gymnospermae adalah kelompok tumbuhan yang berbiji terbuka, di mana bakal biji tidak dibungkus oleh daun buah, tetapi menempel pada daun buah.

Berikut Jenis Gymnospermae Beserta Manfaatnya:

Jenis Gymnospermae

1). Cycadinae

  • Tumbuhan ini disebut juga “palem sagu” karena bentuk fisik tubuhnya yang mirip dengan palem, tetapi bukan golongan palem sejati. Cycadinae memiliki batang pendek dan tidak bercabang dengan pertumbuhan yang sangat lambat.
  • Cycadinae memiliki daun majemuk dengan helaian daun menyirip. Daun daun tersusun spiral rapat di sekeliling batangnya. Daun muda menggulung seperti pada tumbuhan paku. Di bawah tanah terdapat akar tunggang yang panjang dan berumbi. Pada batang dekat pangkal akar, tumbuh tunas (calon individu baru) yang merupakan cara perkembangbiakan vegetatif.
  • Cycadinae termasuk tumbuhan berumah dua (diesis) karena mikrospora dan megaspora dihasilkan oleh tumbuhan yang berbeda. Mikrospora dihasilkan oleh tumbuhan jantan, sedangkan makrospora dihasilkan oleh tumbuhan betina. Cycadinae tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Contoh Cycadinae antara lain Cycas rumphii (pakis haji), Cycas revoluta, Dioon edule, dan Zamia floridana.

2). Coniferae

  • Coniferae atau lebih dikenal sebagai kelompok tumbuhan konifer diduga tumbuh melimpah pada masa Mesozoikum. Hingga saat ini Coniferae merupakan tumbuhan dominan penyusun hutan konifer di belahan bumi utara, dan sebagian tumbuh di pegunungan tropis.
  • Coniferae pada umumnya berupa pohon yang tinggi, contohnya General Sherman (Sequoiadendron giganteum) yang merupakan pohon tertinggi di dunia. Daun konifer berbentuk kecil, tebal, seperti jarum atau sisik, dan tampak selalu berwarna hijau (evergreen).
  • Coniferae pada umumnya berumah satu karena memiliki dua jenis konus; jantan dan betina. Namun biasanya konus jantan dan betina terletak pada cabang yang berbeda. Konus jantan berukuran lebih kecil dibandingkan konus betina. Konus jantan tumbuh secara bergerombol. Contoh konifer antara lain Pinus merkusii (ordo Pinales), Taxus baccata (ordo Taxales), Agathis dammara (damar) (ordo Araucariales), dan Podocarpus neriifolius (ki putri) (ordo Podocarpales).

3). Gnetinae

  • Gnetinae merupakan tumbuhan berbentuk pohon atau liana dengan batang bercabang atau tidak bercabang. Gnetinae memiliki daun tunggal berbentuk lembaran dengan susunan daun berhadapan dan tulang daun menyirip. Strobilus tidak berbentuk kerucut.
  • Gnetinae merupakan tumbuhan berumah dua atau berkelamin tunggal. Contoh Gnetinae antara lain Gnetum gnemon (melinjo) (ordo Gnetales), Ephedra sinica (ordo Ephedrales) dan Welwitschia mirabilis (ordo Welwitschiales). Ephedra merupakan Gymnospermae yang melakukan pembuahan ganda seperti pada Angiospermae sehingga dikatakan memiliki hubungan kekerabatan paling dekat dengan Angiospermae.

4). Ginkgoinae

  • Ginkgoinae merupakan tumbuhan berbentuk pohon dengan tinggi mencapai 30 m – 50 m. Batangnya bercabang-cabang dengan tunas yang pendek. Daun Ginkgoinae berbentuk kipas dengan tangkai yang panjang, tulang daun bercabang (menggarpu), dan daun mudah gugur.
  • Ginkgoinae merupakan tumbuhan berumah dua. Tumbuhan tersebut dapat bertahan hidup pada lingkungan dengan tingkat polusi udara tinggi. Contoh Ginkgoinae antara lain Ginkgo biloba (ordo Ginkgoales). Ginkgo adiantoides dan Ginkgo gardneri merupakan jenis Ginkgoinae yang sudah punah dan menjadi fosil.

Manfaat Gymnospermae :

Manfaat gymnospermae yaitu untuk industri kertas dan korek api (Pinus dan Agathis), untuk obat-obatan (Pinus, Ephedra, Juniperus), untuk makanan (Gnetum gnemon), tanaman hias (Thuja, Cupressus, Araucaria).

  • Bahan bangunan : Pinus silveltris dan Thuya (cemara)
  • Bahan baku ukiran : Texus baccata
  • Bahan baku kertas : Beberapa jenis cemara
  • Penghasil getah : Pinus merkusii
  • Bahan obat – obatan : Ginkgo biloba dan Abis balsamea
  • Bahan makanan atau minuman : Juniver dan melinjo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *